Search
 
Follow on Facebook | Apakabardunia.com Follow on Twitter | Apakabardunia.com Follow on Plurk | Apakabardunia.com RSS Feed | Apakabardunia.com
Online Business - Computer Music - Architecture Design

Jangan Anggap Remeh Mimisan

Kesehatan
8360 views

Mungkin tanpa kita sadari di saat sedang tidur hidung kita mengeluarkan darah dan meninggalkan bercak - bercak darah di bantal.

Atau di saat sedang melakukan aktivitas olahraga dan setelah membersihkan hidung dengan jemari. 

Cermati dan jangan anggap remeh hal tersebut apalagi bila mimisan itu sering terjadi dalam sehari.

Mimisan atau epistaksis memang bukan penyakit tetapi merupakan indikasi adanya suatu gangguan pada tubuh. Mimisan dapat dikategorikan menjadi 2 yaitu mimisan ringan dan mimisan berat.
 

1. Mimisan Ringan..

Mimisan ringan bersumber dari bagian anterior atau dari bagian depan rongga hidung saja. Pasalnya di bagian itulah banyak pembuluh darah bertemu.

Pada umumnya ini terjadi pada anak yang sering mengalami pilek dan pembuluh darahnya tipis, kekurangan vitamin C dn kalsium, meghadapi perubahan cuaca, teriritasi gas yang merangsang, atau kemasukan benda - benda asing yang dapat menimbulkan luka dan berbau.
 

2. Mimisan Berat..

Yang harus lebih diwaspadai kalau sumber berasal dari dalam atau posterior karena bisa jadi merupakan indikasi suatu penyakit serius seperti demam berdarah, tekanan darah tinggi, tumor ganas pada rongga hidung atau nasofaring, kanker darah (leukemia), atau kelainan darah hemofilia (tidak memiliki zat pembeku faktor VIII) penyakit kardiovaskuler dan lainnya.

Pada umumnya kejadian perdarahan posterior lebih sering (setiap 1 - 2 hari) dengan perdarahan lebih banyak sehingga lebih sulit diatasi.

Perdarahan posterior kebanyakan terjadi pada para orang dewasa walaupun tidak menutup kemungkinan anak-anak juga bisa mengalaminya, khususnya kalau terjadi infeksi, demam berdarah, atau leukemia.

“Kalau darah keluar sampai berhari-hari sebanyak sekitar 1 - 2 lt, harus segera diatasi, jangan sampai terjadi kekurangan darah (anemia) atau yang lebih parah terjadi shock (turunnya tekanan darah secara mendadak yang diikuti pingsan).”
 

Langkah - langkah penanganan mimisan dibagi berdasarkan penderita…

•  Anak - anak, jangan panik, anak didudukkan dengan tegak, kepala diarahkan ke depan (jangan menunduk), pegang hidung anak dengan tissue atau kain bersih, jangan baringkan anak (karena akan mengakibatkan darah masuk kembali ke dalam kerongkongan bisa menyebabkan muntah), biarkan anak beristirahat.

• Penderita dengan kelainan tekanan darah, belum berarti ini menandakan gejala stroke, karena perdarahan bukan berasal dari rongga otak.

Hanya saja epistaksis karena tekanan darah tinggi pada umumnya hebat, sering kambuh dan tidak terduga terjadinya. Biasanya pada penderita tekanan darah tinggi perdarahan pada hidung berindikasi bahwa tekanannya sedang tinggi atau naik dan tentunya ia harus waspada.

• Penderita yang terinfeksi penyakit hidung seperti sinus paranasal (rinitis atau sinusitis) bahkan yang lebih parah adalah infeksi karena penyakit lupus, sifilis, dan lepra.

Tentu saja yang terparah kalau terjadi suatu keganasan pada rongga hidung atau nasofaring. Pengobatan di sini tidak bisa dengan pembedahan melainkan hanya dengan penyinaran dan kemoterapi.

• Wanita hamil ada kalanya juga bisa mengalami epistaksis karena gangguan hormonal. Namun, sepanjang hanya pada batas normal, tidak perlu dikhawatirkan.

Walau demikian, kalau perdarahan hidung sudah pada taraf serius, memang harus segera diatasi agar tidak mempengaruhi perkembangan sang janin.

Tanda-tanda mimisan yang gawat darurat dan harus segera ditangani oleh dokter di antaranya bila mimisan disertai dengan kantuk dan kondisi sangat lemah dan mimisan yang terjadi akibat jatuh atau terkena benturan di kepala.
 

Cara Pencegahan Mimisan

- Usahakan supaya minum air putih lebih banyak dan istirahat yang cukup.

- Pemasangan tampon posterior dengan cara yang lebih rumit karena tampon harus dimasukkan ke dalam hidung.

- Pemberian obat hemostatik (pembeku darah), setelah darah berhasil dihentikan, barulah diteliti lebih lanjut penyebabnya. Pemeriksaan tidak bisa hanya berdasarkan darah yang keluar saja.

Selain menghentikan mimisan dengan cara medis juga dapat dilakukan dengan cara tradisional yaitu dengan menyumbatkan potongan daun sirih kedalam hidung.

Perlu diingat bahwa penyakit yang serius dapat menimpa kita karena kita terkadang suka meremehkan hal-hal yang kecil tanpa kita sadari.

Sumber :
www.untukku.com

MyJalah - Majalah Elektronik GRATISan untuk Para Pencinta Informasi
Bookmark and Share

Artikel Terkait

Artikel Pilihan

 

11 Komentar

  1. dhiaz  •  2009-12-14 12:01:22
    AVATAR
    akhirnya dapet ilmu baru !!
  2. Ivan  •  2009-12-14 12:42:59
    AVATAR
    Terima kasih atas infonya.
  3. Ferinda  •  2009-12-14 23:29:56
    AVATAR
    Info yg sangat berguna..smoga informasinya lebih banyak lagi n semakin menambah pengetahuan pembaca..
  4. eka nasrudin  •  2009-12-15 12:53:54
    AVATAR
    berarti adegan di sinetron itu bs jdi contoh klo itu darah keluar dari hidung bs di simpulkan jd sebuah penyakit, contohnya leukimia...
  5. ngurah picky  •  2009-12-15 13:41:09
    AVATAR
    bener2 bgt tuh.. yah jd dokter kecil neh!!
  6. siti ri  •  2009-12-15 15:56:07
    AVATAR
    makasih info nya,,,sangat2 perlu neh,,,ponakan sering banget mimisan...
  7. IBRAHIM FIRDAUS  •  2009-12-16 19:06:58
    AVATAR
    bagus
  8. online  •  2010-01-05 08:42:58
    AVATAR
    sangat menarik, terima kasih
  9. Tyoung'z  •  2010-01-08 14:18:19
    AVATAR
    Nice :)
  10. Raya  •  2010-03-11 21:20:45
    AVATAR
    EHmmm, menanggapi langkah-langkah dalam penanganan mimisan bagi anak-anak. Menurut ilmu yang saya dapat dari dunia kedokteran, langkahnya adalah mendudukkan orang yang mimisan dan tundukkan kepalanya, kemudian tekan bagian hidungnya? (harusnya ada gamabar.) jika dipeerlukan, pakai tampon... Kalau yang ini sumbernya dr mana ya teman?
  11. M-dhy  •  2010-04-17 00:15:42
    AVATAR
    Thanks saranx, tp gw jg biasa mimisan, adik gw juga.. Tp yg pling parah bokap, uda bertahun2 dia mimisan, malah uda dioperasi tp masih aja, kadang dalam shari sampe 3X, yg lebih parah lg biarpun dia sdang tidur... Trus mimisan jg dikategorikan penyakit kturunankah..???

Tuliskan Komentarmu



  • Advertisment



    Geraibunda penyedia kebutuhan Anda

    Club CooeeClub Cooee
    Club CooeeClub Cooee
  • kategori

  • Facebook Fans


    Terima kasih telah menjadi fans
  • Google Friend Connect

  • Online User