Search
 
Follow on Facebook | Apakabardunia.com Follow on Twitter | Apakabardunia.com Follow on Plurk | Apakabardunia.com RSS Feed | Apakabardunia.com
Online Business - Computer Music - Architecture Design

Segitiga Bermuda: Misteri di Samudera Atlantik

Uncategorized
14226 views

[caption id="attachment_710" align="aligncenter" width="467" caption="Bermuda Triangle"]bermuda triangle[/caption]

Ini merupakan satu misteri besar dalam sejarah. Sebuah wilayah di kawasan Samudera Atlantik yang menelan banyak korban. Dilaporkan ratusan kapal laut dan pesawat udara hilang di areal ini, lenyap sama sekali tanpa bekas. Zona maut yang dikenal sebagai Segitiga Bermuda (Bermuda Triangle)!

Zona itu membentuk segitiga imajiner seluas 4 juta km persegi. Segitiga itu akan terbentuk di peta seandainya sebuah garis ditarik dari Kepulauan Bermuda (teritorial Inggris) sebagai titik di wilayah utara; menuju ke Puerto Rico (AS) sebagai titik di selatan; kemudian diteruskan ke Miami (Negara Bagian Florida, AS) sebagai titik di barat; dan garis terakhir ditarik dari Miami menuju Kepulauan Bahama.

Kisah tentang keanehan di kawasan Samudera Atlantik itu tidak diketahui pasti sejak kapan persisnya, namun berbagai cerita yang berkembang merujuk sejak masa pelayaran pertama melintasi daerah barat daya Kepulauan Bermuda.

Bahkan Christopher Columbus pernah mencatat misteri yang terjadi di sini dalam pelayaran penjelajahan samuderanya. Tahun 1942, saat Colombus bergerak menuju Amerika, ia melintasi Samudera Atlantik yang termasuk kawasan Segitiga Bermuda.

Ia mencatat tentang laut yang tampak aneh walau cuaca tampak baik. Kompas kapal-nya tiba-tiba mengalami kekacauan, berputar tak tentu arah. Colombus mencatat, pada suatu malam kru kapalnya melihat pijar bola-bola api di angkasa yang menghujam laut. Namun seluruh pelayaran Colombus terbilang aman.

Menurut catatan lain, sebuah kapal Atlanta berbendera Inggris (1880) dilaporkan lenyap dikawasan Segitiga Bermuda. Seluruh penumpang berjumlah ratusan pelaut dan perwira AL Inggris lenyap tak berbekas. Lalu Oktober 1951, kapal tanker Southern Isles lenyap ketika berlayar dalam konvoi.

Iring-iringan kapal lain hanya melihatnya cahaya kapal itu terakhir kali sebelum hilang tanpa bekas. Insiden lain kapal tanker Southern Districts tenggelam dengan cara yang sama pada Desember 1954. Ia hilang tanpa meninggalkan SOS ketika berlayar melintasi wilayah Segitiga Bermuda menuju utara arah South Carolina.

Masih banyak lagi kapal-kapal laut yang dilaporkan hilang di wilayah yang juga dijuluki Segitiga Setan (Devil’s Triangle) itu. Tak kurang dari ratusan kapal lenyap tanpa bekas sama sekali. Dan bukan hanya kapal-kapal laut, pesawat terbang juga tak luput dari naas.

Sebut saja yang terbesar adalah hilangnya satu skuadron pesawat latih AL AS, Flight 19 pada 5 Desember 1945. Lima pesawat pembom Grumman TMB-3 Avenger itu lenyap beserta 14 pilot dan kru-nya. Satu insiden dalam dunia penerbangan yang paling menghebohkan. Bahkan satu pesawat amfibi PBM Mariner yang mengemban misi penyelamatan kelima pesawat itu mengalami nasib serupa, hilang di Segitiga Bermuda sekitar beserta 13 kru dan tim SAR.

Semua kapal laut atau pesawat udara yang dilaporkan hilang di Segitiga Bermuda, memang tidak pernah ditemukan bangkainya bahkan seluruh korban manusianya juga hilang tanpa bekas. Inilah yang membuat banyak ahli pusing dan berspekulasi mengenai sebab musabab peristiwa seperti itu bisa terjadi.

arts_bermuda

Beberapa Teori Penjelasan
Sampai tahun 1999 saja, tercatat masih ada kapal modern berukuran besar yang hilang tanpa jejak di Segitiga Bermuda. Banyak teori yang kemudian dihubung-hubungkan dengan peristiwa yang terjadi di Segitiga Bermuda. Kenyataannya, misteri di Segitiga Bermuda belum jua terkuak hingga kini.

Dari sekian banyak teori, ada yang menyebutkan teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, teori anomali magnetik-gravitasi. Di samping itu masih ada teori tentang fenomena gempa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Dan ada juga yang menghubungkannya dengan UFO dan menghilangnya Benua Atlantis.

Dari sekian banyak konsep dan teori yang berupaya menjelaskan fenomena alam itu, justru Lawrence David Kusche memberikan penjelasan kontroversial. Dalam bukunya The Bermuda Triangle Mystery Solve (1975), Kusche mematahkan semua anggapan dan teori spekulasi yang diajukan terhadap Segitiga Bermuda. Ia lebih menganggap peristiwa yang terjadi di kawasan itu terlalu dibesar-besarkan.

Beberapa kesimpulan Kusche: kapal-kapal dan pesawat terbang yang dilaporkan hilang di daerah tersebut tidak begitu besar secara signifikan bila dibandingkan dengan yang terjadi di belahan samudera lainnya. Ia menyatakan, dalam daerah yang sering mengalami badai tropis, jumlah yang hilang itu sebagian besarnya tidaklah begitu menyolok ataupun bersifat misterius.

Kusche beranggapan, angka-angka yang menunjukkan jumlah korban itu sendiri cenderung membesar-besarkan hasil riset. Misalnya, sebuah kapal boat dinyatakan hilang, namun akhirnya dia kembali dan tidak dilaporkan. Ia juga “menyindir” para penulis yang terlalu membesar-besarkan perihal misteri di Segitiga Bermuda walau datanya kurang atau karena salah tafsir demi kepentingan sensasi.

Apapun ceritanya, setidaknya Segitiga Bermuda tetap menyimpan misteri. Banyak ahli masih mengkaji fenomena alam ini. Masih diperlukan penjelasan ilmiah yang bisa menjawab semua pertanyaan besar itu tanpa keraguan. (berbagai sumber)

 

Lenyapnya Flight 19!
Satu kisah yang mengubah mitos Segitiga Bermuda adalah misteri hilangnya Flight 19. Skuadron 5 pesawat pembom AL AS itu hilang tanpa jejak di kawasan Segitiga Bermuda saat melakukan latihan rutin. Bahkan satu pesawat amfibi tim penyelamat pertama yang mencoba mencarinya juga dilaporkan hilang beserta seluruh kru dan tim SAR.

Hari itu 5 Desember 1945. Di Naval Air Station Fort Lauderdale (pangkalan udara AL AS), Florida, lima pesawat pembom TBM Avenger dipersenjatai dan bahan bakar diisi penuh untuk penerbangan lima jam. Kru darat melaporkan kelima pesawat pembom itu laik terbang dan kondisi mesinnya prima. Kelimanya dipersiapkan untuk latihan terbang tempur rutin.

Pukul 14.10, kelima pesawat itu dengan kode penerbangan Flight 19 lepas landas dari pangkalan dengan pilot pelatih Letnan Charles Taylor yang juga menjadi komandan penerbangan. Taylor dikenal sebagai pilot tempur yang cakap dan berpengalaman pada perang Pasifik melawan Jepang di masa Perang Dunia II. Ia akan melatih 14 pilot, navigator dan juru tembak pesawat melakukan manuver tempur dan pemboman di sekitar Samudera Atlantik.

Misi latihan ini melewati rute penerbangan ke timur sejauh 56 mil menuju Beting Hens and Chickens, di selatan Grand Bahama untuk melakukan latihan pemboman rendah sebelum manuver ke 67 mil ke timur, 73 mil ke utara dan lantas 120 mil kembali ke pangkalan di Lauderdale.

Hari itu cukup cerah. Bagian pertama misi berlangsung lancar sampai sesi pengeboman di Beting Hens and Chickens sekitar pukul 14.30. Pada pukul 14.40 seluruh formasi pesawat bergabung kembali dan mengarah ke timur menuju Great Stirrup Cay yang terletak 67 mil mengarah ke timur dan 113 mil ke timur Florida.

 

Awal Tragedi
Sekitar pukul 15.10 mereka menuju ke arah baratdaya. Dari sini komunikasi sesama pesawat latih terdengar membingungkan. Kru darat yang memantau latihan menafsir bahwa telah terjadi sesuatu di atas sana, namun ia belum mendapat konfirmasi dari komandan latih yakni Lt Taylor.

Pukul 15.45, Letnan Robert Cox, instruktur penerbangan senior yang sering terbang mengitari Fort Lauderdale dan bergabung dengan skuadron latih, memantau Flight 19. Ia mendengarkan prosesi latihan melalui radio komunikasi yang mulai kacau.

Pukul 16.00, Letnan Taylor mengontak Letnan Cox bahwa kedua kompas miliknya rusak dan ia kehilangan arah penerbangan. Lewat radio ia memberitahu bahwa pesawatnya berusaha untuk kembali ke Fort Lauderdale dan kemungkinan sedang melintas di Florida Keys. Namun, ia tak bisa memastikan arah penerbangan untuk kembali ke pangkalan.

“Saya berada di ketinggian 2.300 kaki. Jangan datang kemari.” Letnan Taylor merasa yakin bahwa dia sudah berada di kawasan Florida Keys yang mengarah menuju utara ke Teluk Meksiko.

Dipantau ketat melalui radio, setelah terbang ke utara selama sejam, Taylor kembali ke arah timur yang diyakininya akan membawa seluruh skuadron kembali ke arah Florida menuju pangkalan. Waktu berlalu dan senja mulai menyarungi angkasa, namun kelima pesawat belum juga mendarat di pangkalan.

Saat malam menjelang, pada pukul 18.04 transmisi radio terakhir terdengar dari Flight 19 yang mengindikasikan mereka berada di utara Bahama dan jauh di timur Florida. Letnan Taylor menyatakan bahwa bahan bakar pesawat pembom yang mereka terbangkan semakin menipis.

Pada 18.20, Taylor berinisiatif untuk meneruskan perjalanan ke arah timur. Ia memberi perintah darurat kepada seluruh pilot untuk merapatkan formasi agar bisa saling memantau. Lalu terdengar transimisi terakhir yang terpotong-potong: “Kita akan mendarat begitu melihat daratan… jika bahan bakar tinggal 10 galon, maka kita melakukan pendaratan di laut…”. Pada masa genting ini komunikasi radio dengan Flight 19 mengalami gangguan. Suaranya tak jelas kabur dan akhirnya menghilang. Suara terakhir yang terpantau adalah: “We are entering white water…, nothing seems right. We don’t know where we are, the water is green, no white….”

 

Misi Pencarian
Sampai pukul 19.00 ternyata tidak ada kabar lagi dari Flight 19. Kru darat di Fort Lauderdale kemudian meminta bantuan seluruh penerbangan AL AS untuk melakukan pencarian. Panggilan darurat itu dijawab dengan mempersiapkan sebuah pesawat amfibi Martin PBM Mariner dengan tim SAR laut militer. Semua kru dan tim berjumlah 13 orang.

Pukul 19.47, pesawat itu mengudara dan menjalankan misi pencarian. Namun naas, 23 menit setelah mengudara transmisi radio dari pesawat pencari ke darat tiba-tiba terputus. Dan tidak ada kabar mengenai pesawat tersebut. Belakangan ada laporan dari dua tanker yang berlayar di sekitar perairan tersebut bahwa mereka melihat bola api menghujam ke laut. Namun setelah mendekat ke arah jatuhnya bola api, mereka hanya menemukan sejumput genangan minyak tanpa ada bekas lain.

Pencarian berskala besar pun dilakukan yang berlangsung hingga 10 Desember 1945. Dilakukan penyisiran di seluruh kawasan yang mungkin bisa dilalui Flight 19, namun hasilnya tetap nihil.

Misi pencarian ini adalah yang terbesar dalam sejarah yang melibatkan ratusan kapal laut dan pesawat udara. Namun, kelima pesawat dalam Flight 19 tidak ditemukan jejaknya sama sekali begitu juga pesawat penyelamat PBM Mariner. Belakangan disimpulkan, pesawat penyelamat yang hilang itu diduga meledak karena kebocoran bahan bakar. Tetapi lima pesawat lain sama sekali tidak diketahui bagaimana persisnya mereka bisa menghilang.

Berbagai penjelasan dibuat untuk mengungkap misteri ini, namun hasilnya tetap saja tidak memberikan solusi pasti. Inilah bencana terbesar dalam sejarah penerbangan yang menambah seram misteri Segitiga Bermuda. 

Sumber : 
http://triy.wordpress.com/2008/09/18/segitiga-bermuda-misteri-di-samudera-atlantik/

Fot0 :
http://i171.photobucket.com/albums/u308/agxplatform/arts_bermuda.jpg
http://www.doomsdayguide.org/images/bermudatriangle.gif

MyJalah - Majalah Elektronik GRATISan untuk Para Pencinta Informasi
Bookmark and Share

Artikel Terkait

Artikel Pilihan

 

26 Komentar

  1. radhite  •  2009-03-26 15:38:05
    AVATAR
    @Rage (UK): Woww luar biasa, thanks tambahan infonya yaa . . .
  2. radhite  •  2009-04-05 01:18:16
    AVATAR
    Iya mudah2an nanti saya bisa dapetin update info terbaru dari segitiga bermuda yaa . . .
  3. savina cantik  •  2009-05-24 12:23:00
    AVATAR
    katanya segitiga bermuda itu ada magnetnya saya pernah bacah dari buku
  4. Hanif 167 aja de  •  2009-06-17 01:41:03
    AVATAR
    KLo Kta saiia sih ya.. Kya na ntu krna ada na magnet... di suatu sisi" berlainan..
    jika Utara miami >> porto rico >> Bermuda >> ke miami
    Ntu bkal terganggu navigasi teknologi dari pesawat" atau kapal" yg bersifat... LOGAM!! Sperti CoLombus.. colombus masih smpat bebas dari segitiga bermuda..
    karena.. kapal na memakai KAYU!!

    Mnurut saiia bgtu..
  5. viann jeleks  •  2009-09-20 08:59:44
    AVATAR
    ternyata kayak gitu ya?
    bagus,kw jadi tau deh......
  6. shared for all  •  2009-12-13 19:45:04
    AVATAR
    thxs gan.,.,.,.,.,manteb infonya :)
  7. rhe-vha  •  2010-02-12 16:05:46
    AVATAR
    uummm..
    y cped" dpt info eang new jha
    PenaZaran nie,,,
  8. lidia  •  2010-03-04 22:06:36
    AVATAR
    aku butuh infonya lebih lanjut
  9. ritzky alexander  •  2010-03-08 13:40:03
    AVATAR
    hebat ceritanya membuat wawasan kita bertambah.....
  10. riddickpito  •  2010-03-08 15:53:48
    AVATAR
    pengin sih aku nyoba ke situ, tapi masih lebih asyik segitiga2 berikut ini : Cinta segitiga dan segitiga emas...... ah ku punya teman yg kerja di kapal pesiar di miami, selalu lewat daerah itu... nyatanya dia sehat2 aja kok pulang ke indonesia.
  11. Siapa aja boleh  •  2010-03-16 09:19:44
    AVATAR
    Wahhh bener-bener misterius.
    tapi Columbus berhasil melewati Segitiga itu
    apa mungkin kapal nya dari kayu yah????

    By : Gelsha
  12. alethea  •  2010-03-17 20:19:06
    AVATAR
    ih serem...
  13. ehem......  •  2010-03-19 15:21:59
    AVATAR
    ih....,,,iya seyem yah....
    lutu bentuk nya...
  14. abhie...  •  2010-04-02 21:12:07
    AVATAR
    DAJJAL...........
  15. rhyand valenzia  •  2010-04-06 12:04:08
    AVATAR
    keren takjub sxgus serem
  16. Rostia  •  2010-04-09 11:25:25
    AVATAR
    saya sangat tertarik dlm memecahkan misteri dari sgitiga bermuda tsb. Saya yakin pd suatu saat misteri itu akan trkuak............segitiga bermuda tidak mempunyai dasar dan menurut saya segitiga bermuda tsb d'huni olh setan-setan yg menguasi bmi pda saat manusia belum d'ciptakan.........Saya belum tahu pasti , apakah bnr seorang dajjal akan kluar dari segitga bermuda tsb.........sepengetahuan saya dajjal itu sudah ada d'bumi dan ia berada d'daerah2 pedalaman terpencil...dia mengaku sbg Tuhan, dan barang siapa yang mempercayainya akan selamat d'dunia, tetapi saat mati akan masuk neraka........tolong kabarkan saya mengenai perkembanganmisteri Triangle of Bermuda. Terimakasih.
  17. kid  •  2010-04-26 14:50:32
    AVATAR
    bushyet dah monsternyah........O,O
  18. YASSIER  •  2010-04-30 10:26:39
    AVATAR
    MANTAP,OA KIRIM GE DUNK INFO TERBARU NA K EMAIL AQ OCE
  19. .  •  2010-04-30 12:06:39
    AVATAR
    ......(MENAKJUBKAAAAAAAAAAAAAN!!!!!!!!!!)1st
  20. rosdyana anisa  •  2010-05-01 09:59:04
    AVATAR
    gila yeee !
    mantaabb bener .
    bisa ampe ilang.ilangan tuu kapal ..
    brarti kta orang bener ,
    wew
  21. Egi caribbean  •  2010-05-21 08:19:03
    AVATAR
    gilee iaa,,
    serem amatt,,
    masih jd misteri mpe skrng,,,,
  22. iqbal  •  2010-05-21 08:53:26
    AVATAR
    mantapp dagh ..! kuasa allah .
  23. febry  •  2010-06-22 07:55:25
    AVATAR
    bohong klo ada momon kya gto mah, ntuh tempat dajjal....
  24. udi isdiyanto  •  2010-06-23 19:28:23
    AVATAR
    masak amerika ga bisa menguak kan alatnya sidah canggih...................!
  25. ervin slagianto  •  2010-06-28 10:44:26
    AVATAR
    kelak pada akhir zaman dajjal akan muncul d perairan segitiga bermuda yg di anggap kerajaan setan yg mampu meginjakkan kaki di seluruh wilayah di bumi manapun dalam waktu 40 hari 40 malam kecuali 2 kota suci yaitu mekkah dan madinah yg di jaga oleh para malaikat yg membawa pedang dan menghalangi dajjal masuk
  26. Imran AS.  •  2010-07-28 11:51:18
    AVATAR
    PERBINCANGAN DI RUANG KERJA

    Siang itu di sebuah perusahaan kecil yang dikelola oleh seorang lelaki yang selalu ingin berdamai pada keadaan dan kemelut batinnya sendiri, telah berlangsung sebuah dialog singkat yang mungkin tidak begitu penting bagi sebagian manusia. Tapi bagi sang ayah, menjaga harmonisasi hubungan antara dirinya dengan si anak merupakan jalinan kasih yang mutlak harus diutamakan.

    "Tunjukkan padaku sebuah negeri yang anggun, ramah dan bersahaja ayah..." ungkap seorang bocah tua nakal kepada ayahnya yang plinplan.
    Kemudian ayahnya pun mengeluarkan sebuah peta besar dari laci meja kerjanya dan menghamparkan peta tersebut di hadapan anaknya.
    "Seingat ayah, inilah negeri yang kau maksudkan itu!" jawab lelaki yang yang berkepala setengah botak dan berkacamata tebal tersebut.
    "Lho... bukankah itu negara Indonesia, ayah...?!" celetuknya sambil mengerutkan kening dan memandang ayahnya dengan penuh keheranan.
    "Iya!!! Emang kenapa nak? Ada yang aneh?!" tandas lelaki itu untuk meyakinkan anaknya.
    "Ndak sih yah... tapi setahuku Indonesia itu kan tak setenteram yang dikabar orang-orang. Masak ayah menunjuk negeri ini sebagai negara yang kutanyakan tadi?" respon anaknya dengan nada yang canggung.
    "He he... bener juga sih nak. Tapi konon menurut legenda yang kisahkan oleh nenek moyang kita secara turun temurun, Indonesia atau wilayah Nusantara itu memang merupakan sebuah negeri yang indah. Penduduknya ramah tamah dan menjunjung tinggi nilai-nilai kekeluargaan serta saling menghargai sesama atas dasar keseimbangan martabat masing-masing. Kekayaan alamnya juga melimpah ruah, sehingga seluruh penduduk negeri ini tak lagi saling berebut lahan seperti sekarang. Mereka hidup rukun, damai dan tenteram sebagaimana layaknya manusia yang menjunjung tinggi amanah kemanusiaan. Iklim dan tekstur alamnya yang sangat menakjubkan, ternyata mengundang kecemburuan banyak negara pada masa itu. Sehingga terjadilah imperial dan invasi yang berkepanjangan terhadap negeri ini. Sampai-sampai timbul kekacauan dan pembrontakan yang mengatasnamakan hak dan kepentingan negara-negara penjajah itu masing-masing. Sejak saat itulah... nyaris kita tidak pernah lagi mendengar bahkan merasakan sejarah ketenteraman yang pernah menjelma di negeri ini..." papar sang ayah dengan penjelasannya yang detail dan panjang lebar.
    "Iya, ayah.... malah sekarang negeri ini dkalim sebagai kota Atlantis yang pernah hilang pada ribuan tahun silam lho. Apa betul??" cetus si bocah tadi setelah menyimak penuturan ayahnya.
    "Haaa.... haaa.... Entahlah nak. Kamu tahu dari mana?!" tanya lelaki sebetulnya ideot itu setelah melepaskan tawanya.
    "Ya dari berita-berita di media yang lagi santer sampai saat ini yah! Emangnya ada yang salah ya, ayah...?!" jawab bocah itu sambil melontarkan pertanyaan yang menggelitik. Tapi sayangnya, lelaki itu agaknya kurang tertarik untuk melanjutkan pandangan-pandangannya yang briliant.
    "Sudahlah, nak... ndak usah ikut-ikutan membahas hal-hal yang berada di luar nalar dan kemampuan instink kita..." tegas lelaki itu untuk menutupi apologinya.
    "Heemmm... ayah.... jelek.... jelek.... Idiot...! Plinplan! Medit...! Gak mau berbagi padaku....!!!" balas anaknya sambil menggerutu dan ngambek meninggalkan ruang kerja ayahnya.
    "Yeaach.... dasar anak-anak..." keluhnya di dalam hati.

    Sebentar saja lelaki itu sudah menyibukkan diri dengan aktivitas rutinnya yang sebetulnya bertentangan dengan hatinya. Tapi demi tanggung jawab sebagai seorang kepala rumah tangga dan hero bagi keluarganya, maka seberat apapun beban pekerjaan yang harus dipIkulnya, tetap saja ia berusaha sabar dan ikhlas dalam bekerja.

Tuliskan Komentarmu



  • Advertisment



    Geraibunda penyedia kebutuhan Anda

    Club CooeeClub Cooee
    Club CooeeClub Cooee
  • kategori

  • Facebook Fans


    Terima kasih telah menjadi fans
  • Google Friend Connect

  • Online User